Halaman

Rabu, 04 Februari 2009

LINUX

Dalam hal ini kernel, yaitu inti sistem operasi yang dibuat oleh seorang mahasiswaUniversitas Helsinki, Finlandia, yaitu Linus Torvalds. Bersama programmer dan hacker dari seluruh dunia, Linus Torvalds membungkus kernel Linux menjadi menjadi sebuah sistem operasi yang lengkap. Dari sini, muncul varian-varian Linux yang banyak disebut distribusi atau disingkat distro. Redhat, Slackware, Debian merupakan distro-distro awal keluar.Diatas Linux sebagai sistem operasi, barulah berdiri aplikasi-aplikasi seperti office suite, aplikasi multimedia, aplikasi grafis, aplikasi pemrograman, dan lain-lain. Oke, saya berikan gambaran aplikasi-aplikasi apa saja yang ada di Linux dan tentu saja yang free dan GPL-ed lisensi :
- Aplikasi Office Suite, Open Office, KOffice, GNOME Office, dll- Aplikasi Multimedia, XMMS, Xine, Amarok, dll- Aplikasi Grafis, GIMP, Image Magick, XPDF, dll- Aplikasi Pemrograman, KDevelop, QtDesigner, Anjuta, dll- Aplikasi Engineering, QCAD, Sci-lab, dll
Hampir sebagian besar aplikasi Linux masih bersifat free dan digunakan secara gratis. Tentu saja hal ini sangat baik digunakan untuk negara-negara berkembang seperti Indonesia ini. Alangkah baiknya apabila mulai dari instansi pemerintah, BUMN, BUMD, swasta, kalangan akademis, dll di Indonesia menggunakan aplikasi-aplikasi open source yang berlisensi GPL. Terbayang-lah berapa devisa yang kita hemat dari situ ? Jika 1 departemen pemerintah dari pusat sampai ke daerah menggunakan Linux dan aplikasi open source.
Pada tahun 1969, Ken Thompson dan Dennis Ritchie (juga adalah developer bahasa C), para peneliti di AT&T Bell Laboratorium Amerika, membuat sistem operasi UNIX, cikal bakal dari Linux. UNIX mendapatkan perhatian besar karena merupakan sistem operasi pertama yang dibuat bukan oleh hardware maker. Selain itu juga karena seluruh source code-nya dibuat dengan bahasa C, sehingga mempermudah pemindahannya ke berbagai platform.
Dalam waktu singkat UNIX berkembang secara pesat dan terpecah dalam dua aliran: UNIX yang dikembangkan oleh Universitas Berkeley dan yang dikembangkan oleh AT&T. Setelah itu mulai banyak perusahaan yang melibatkan diri, dan terjadilah persaingan yang melibatkan banyak perusahaan untuk memegang kontrol dalam bidang sistem operasi. Persaingan ini menyebabkan perlu adanya standarisasi. Dari sini lahirlah proyek POSIX yang dimotori oleh IEEE (The Institute of Electrical and Electronics Engineers) yang bertujuan untuk menetapkan spesifikasi standar UNIX. Akan tetapi, standarisasi ini tidak meredakan persaingan. Sejak saat itu, muncul berbagai macam jenis UNIX.
Salah satu diantaranya adalah MINIX yang dibuat oleh A. S. Tanenbaum untuk tujuan pendidikan. Source code MINIX inilah yang oleh Linus Torvalds, seorang mahasiswa Universitas Helsinki pada waktu itu, kemudian dijadikan sebagai referensi untuk membuat sistem operasi baru yang gratis dan yang source codenya bisa diakses oleh umum. Sistem operasi ini kemudian diberi nama Linux. Dalam membangun Linux, Linus menggunakan tool-tool dari Free Foundation Software yang berlisensi GNU. Kemudian untuk menjadikan Linux sebuah sistem operasi yang utuh, dia memasukkan program-program yang juga berlisensi GNU.
Awalnya Linus membuat Linux sendiri sebagai hobi, karena ia ingin menjalankan sistem operasi semacam UNIX dalam komputer 386-nya. Dari hasil kerjanya lahirlah Linux versi 0.01, yang sebenarnya masih belum bisa disebut sebuah sistem operasi. Setelah mengalami perbaikan, jadilah Linux versi 0.02, yang notabene adalah Linux resmi versi pertama yang diumumkan pada publik. Linus mengumumkan source code Linux pada tanggal 5 Oktober 1991. Saat itu Linux sudah dapat menjalankan shell bash, gcc compiler, GNU make, GNU sed, compress dll. Proyek Linux ini mendapatkan perhatian dari para programer di seluruh dunia yang kemudian turut berpartisipasi membangun Linux. Perkembangan Linux berlangsung dengan sangat pesat hingga saat ini.
Saat ini hanya pembangunan kernel Linux saja yang masih dikontrol oleh Linus sendiri. Sedangkan bagian lain dari sistem operasi Linux telah dikembangkan oleh banyak pihak. Oleh karenanya sekarang kita dapat melihat berbagai macam distro (distribusi, jenis) Linux yang jumlahnya ratusan jenis. Salah satu distro yang terkenal adalah RedHat. Selain itu ada juga distribusi Slackware dan Debian yang memiliki ciri khasnya masing-masing. Linux juga diadaptasi ke banyak bahasa seperti misalnya Linux Trustix Merdeka di Indonesia, Vine Linux di Jepang, RedFlag Linux di Cina, dll. Perkembangan yang pesat ini tidak terlepas dari jasa proyek GNU yang menyediakan program-program bermutu yang gratis dan esensial dalam Linux, seperti shell program, compiler, XFree, GNOME desktop, dll.
Boleh dikatakan Linux ada saat ini berkat budaya open source dan fenomena Linux ini pula salah satu bukti kehebatan dari budaya open source.
Sistem Operasi Linux Berbahasa Indonesia
Teknologi Informasi (TI) berbahasa Indonesia sempat di sentil oleh Gus Dur. Pernyataan Gus Dur sudah basi bagi kami yang memakai sistem operasi Linux. Tanpa di minta beberapa aktifis Linux berjibaku mengembangkan TI berbahasa Indonesia. Mereka terutama di motori I Made Wiryana dan kakaknya Wayan dari Trustix
http://www.trustix.co.id. Trustix Merdeka (http://merdeka.trustix.co.id) adalah Linux karya Trustix untuk bangsa Indonesia & berbahasa Indonesia pula. CD Trustix Merdeka dibahas & disebarkan gratis di majalah InfoLinux (http://www.infolinux.co.id) edisi Februari 2001.

Selain Made & Wayan, banyak aktifis Linux Indonesia yang berkiprah untuk negeri ini, misalnya aktifis yang tergabung di Linux Documentation Project LDP menterjemahkan berbagai naskah & dokumentasi seperti HOWTO kedalam bahasa Indonesia. Aktifitas Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) bisa dibaca di
http://www.linux.or.id. Team Pandu http://pandu.dhs.org dengan gigih mensosialisasikan Linux berbentuk naskah, tulisan & buku berbahasa Indonesia & di sebarkan cuma-cuma. Linux menarik bagi WARNET, karena memungkinkan penggunaan komputer tua 286, 386 & 486 sebagai terminal murah tanpa disket & harddisk untuk akses Internet seperti dilakukan Umar@pointer.web.id di Warnet Pointer di Medan. Linux memungkinkan server, peralatan komunikasi tanpa kabel dibuat sendiri di Indonesia seperti dilakukan oleh teman-teman WARNET di Makasar, Medan, Bandung, Malang, Yogya dll.

Linux fenomena luar biasa, seperti desa mengepung kota – kaum lemah, bersatu saling tolong mengembangkan perangkat lunak Linux, semua program (source code) dibuka & di sebarkan secara gratis melepaskan hak ciptanya untuk kepentingan publik sehingga semua orang bisa belajar karena tidak di tutupi, sebuah pengorbanan yang luar biasa. Linux legal digunakan secara gratis, tidak membajak software - predikat memalukan yang melekat di bangsa Indonesia sebagai 10 negara pembajak software terbesar di dunia – tidak perlu di sandang oleh bangsa ini jika Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) di tegakan secara benar oleh aparat, sweeping & bersihkan pembajak software Microsoft. Bagi yang tak mampu membeli Microsoft, Linux yang gratis tidak membajak menjadi alternatif pilihan yang legal, di sertai program terbuka dan berbahasa Indonesia pula.
Menggunakan Linux
Awalnya, sistem operasi Linux kebanyakan dipakai oleh penyelenggara jasa Internet (Internet Service Provider/ISP ) karena Linux dirancang untuk bekerja di sistem tersebut, seperti web server, mail server, proxy server, dan semua kebutuhan yang berhubungan dengan Internet.
Sejak dilahirkannya, Linux mempunyai sistem yang tangguh, tahan banting dan bisa bekerja tanpa perlu dilihat dan dipelihara dengan saksama. Artinya, sistem kerja Linux sangat tergantung dari kualitas perangkat kerasnya.
Akhir-akhir ini, selain ISP, Linux juga dipakai oleh perusahaan-perusahaan yang punya anggaran terbatas untuk pembelian piranti lunaknya. Karena, dengan menggunakan Linux, kita tidak perlu mengeluarkan biaya mahal untuk membeli lisensi pemakaian karena memang konsepnya adalah open source. Pengertian open source itu sendiri, yaitu sistem yang terbuka dan bisa kita lihat atau ubah, harus sedikit diberi tekanan penjelasan. Sebab yang dimaksud dengan terbuka itu bukan seenaknya dijalankan, tetapi ada batasan-batasan yang harus ditaati, terutama berhubungan dengan hak cipta.
Untuk menggunakan Linux, biaya yang dibutuhkan sangat minim sekali dan terbebas dari membayar lisensi pemakaian. Namun sayangnya, belum banyak perusahaan atau perorangan yang mengembangkan aplikasi seperti akunting di Linux sehingga untuk program akunting, kita harus melirik sistem operasi Windows dengan pilihan yang sangat beragam.
Sisi negatif lain menggunakan Linux yaitu butuh tenaga ahli di bidang komputer dan jaringan komputer, karena kalau merekrut tenaga biasa-biasa saja, maka yang bersangkutan akan stres menghadapi kesulitan yang terjadi. Sistem operasi Linux itu menyerahkan seluruh pengaturannya kepada kita sehingga operator atau pemakainya diharuskan mengambil keputusan apa yang ingin dilakukannya. Tenaga ahli Linux sekarang ini sudah mulai banyak, walaupun kualifikasinya terkadang terlalu tinggi. Mereka yang biasanya bekerja di Linux orangnya nyentrik, susah diberi tahu, dan terkadang sedikit arogan. Selain kesulitan mencari orang, sistem operasi Linux juga terlalu banyak variannya. Varian ini biasa disebut dengan distro, yaitu kemasan yang dibuat oleh satu perusahaan dalam mengemas Linux dasar yang dikembangkan oleh Linux, ada RedHat, Mandrake, Caldera, Trustix, dan lainnya yang mungkin kita tidak pernah dengar.
Sekali yang bersangkutan menekuni salah satu distro, biasanya mereka tidak akan beranjak dari distro tersebut. Karena, walaupun sistemnya hampir sama, tetapi penempatan file, cara pengolahan file dan sistem secara umumnya berbeda.
Masalah Kebiasaan
Linux berbeda dari sistem operasi kompetitor yang sudah biasa digunakan di banyak komputer di Indonesia . Secara psikologis, orang tidak mudah meninggalkan kebiasaan itu dan mempelajari lebiasaan baru. Kemudahan dan keunggulan fitur baru tidak selalu menarik masyarakat untuk menggunakannya. Telkom merasa perlu mengiklankan fitur baru secara gencar dengan slogan "ini hanya masalah kebiasaan." Mungkin, Linux bisa belajar dari pengalaman bagaimana Chi Writer mencuri pasar WordStar.
Zaman keemasan WordStar (WS) pernah terusik oleh kehadiran Chi Writer, word processor yang juga bekerja pada terminal non grafis. Dari sisi kemampuan olah dokumen, Chi tidak lebih canggih dari WS. Namun, Chi menyediakan font grafis dan sedikit fasilitas editing diagram khusus dengan font grafis tersebut, sehingga berbagai diagram kompleks bisa digambar dengan simbol-simbol dari Chi. Fasilitas menggambar diagram dari Chi mampu menarik perhatian pengguna WS, yang waktu itu belum dilengkapi fasilitas edit diagram. Lama kelamaan banyak orang (yang memerlukan fasilitas editing diagram) beralih dari WS ke Chi.
Bagaimana dengan Linux? Fitur unggulan apa yang bisa digunakan sebagai pemicu masyarakat untuk menggunakannya? Dengan sifat dasar multi user , Linux dirancang sebagai sistem operasi jaringan komputer. Bagi pengelola jaringan komputer, keunggulan Linux dalam penanganan berbagai aplikasi jaringan (utamanya yang berbasis Internet/Intranet) sudah dikenal baik. Umumnya mereka sudah menggunakan Linux. Bagaimana dengan masyarakat awam? Satu-satunya keunggulan yang terlihat adalah, Linux merupakan sistem yang bisa diperoleh secara gratis. Padahal, peranti lunak yang biasa digunakan pun diperoleh secara gratis (alias membajak), mengapa harus ganti kebiasaan?
Paket Raksasa
Selain masalah kebiasaan, Linux yang kita lihat dalam distro (istilah untuk koleksi sistem perangkat lunak yang didistribusikan) RedHat, SuSE, Mandrake, dan lainnya, pada dasarnya, adalah kumpulan banyak sistem peranti lunak dalam satu sistem instalasi. Coba Anda bayangkan melakukan instalasi: Windows, Office, Corel Draw, PhotoShop, Visio, SPSS, Delphi , Interbase, AutoCad dan Mapinfo (semua merek terdaftar) sekaligus dari satu buah paket sistem! Itu lah yang Anda lakukan ketika menjalankan proses instalasi sistem Linux.
Besarnya koleksi sistem perangkat lunak dalam distro linux mengahadapkan pengguna Linux pada amat banyak pilihan. Salah satunya, yang nampak langsung bagi pengguna adalah window manager . Diawali oleh sistem MacIntosh dari Apple Inc., sistem antar muka grafis hasil riset Xerox PARC langsung berkembang pesat di banyak sistem komputer: MacIntosh, Microsoft Windows, X Window System dengan gaya Open Look, Next Step dan sebagainya. Masing-masing sistem antar muka grafis membawa kenampakan dan gaya look and feel yang khas dikembangkan oleh masing-masing perusahaan. Linux menyajikan semua untuk dipilih.
Banyaknya pilihan dikarenakan banyaknya hacker (istilah untuk pecandu pengembangan sistem) Linux; selera terhadap tampilan dan gaya GUI sangat bervariasi. Akibatnya, kini pengguna Linux awam ( non hacker ) harus berhadapan dengan banyak pilihan GUI. Gnome dan KDE adalah dua yang sedang ngetrend , saat ini. Di masa lalu, FVWM dan Enlightment banyak digemari. Tidak mustahil, dalam waktu dekat, muncul sistem lain dengan gaya yang lebih menarik sebagai tambahan alternatif.
Keamanan
Sebagai sistem operasi bercorak Unix, Linux dibangun dengan konsep penggunaan multitasking /proses, multi user , dengan opsi single atau multiprosesor. Multitasking memberi fasilitas menjalankan banyak program berbarengan, multiuser memberi fasilitas banyak orang menggunakan komputer yang sama berbarengan. Dalam lingkungan yang serba multi, ada banyak hal harus dikelola dengan sangat hati-hati, agar tidak terjadi perebutan penggunaan peralatan oleh banyak pihak yang membutuhkan. Hal ini mengharuskan Linux menerapkan sistem proteksi terhadap elemen-elemen operasinya. Elemen-elemen itu, antara lain: sistem-sistem berkas, proses, peralatan input/output , dan komunikasi. Tanpa proteksi, kesalahan suatu proses dapat merusak hasil kerja proses lain. Dalam konteks multiuser , seorang user dapat mengganggu proses, maupun hasil kerja user lain.
Tanpa memahami sistem proteksi (sering disebut security ), pengguna Linux awam akan menjumpai hal yang tidak biasa, seperti: harus melalui proses login sebelum bisa menggunakan sistem, tidak bisa melakukan copy file ke sembarang direktori, dan tidak bisa menghapus berkas-berkas tertentu, yang dianggap tidak penting dan sebagainya. Namun, konsep security memang harus diterapkan. Linux akan membimbing kita untuk berlaku tertib dalam mengikuti prosedur pengamanan data.
Haruskah Menggunakan Linux
Pertanyaan yang tak bisa dijawab begitu saja dengan ya atau tidak. Diskusi tentang hal ini di beberapa kalangan cukup panjang, berliku, dan tak selalu sampai pada sebuah kepastian jawaban. Dan sekarang, saya mengulang lagi pertanyaan yang sama. Mari kita ingat-ingat kembali berita tentang Sistem Operasi ini. Beberapa negara sudah mendeklarasikan akan menggunakan Linux untuk pemerintahannya. Sejumlah kota juga ada yang mengambil keputusan serupa. Sekolah-sekolah tak ketinggalan mengumumkan bahwa mereka sudah migrasi ke Linux. Dan sekian perusahaan melakukannya dengan diam-diam.
Apa alasan menggunakan Linux? Terutama dalam penggunaan umum sehari-hari, di rumah, kantor, dan sekolah. Isu utama bisa jadi adalah masalah ke-legal-an software ini. Dan ini berkait erat dengan kasus pembajakan terhadap software lainnya. Faktor berikutnya mungkin karena statusnya yang Open Source. Ini berhadapan dengan software lain yang tidak Open Source. Terus bisa juga faktor lain, seperti keamanan, kecepatan, kestabilan, atau apa lagi?
Mari melihat kasus pertama, yaitu legal. Jika menggunakan Ms Windows, atau software lain yang tidak gratis, berarti kita perlu membeli lisensi untuk software bersangkutan. Jika kita menggunakannya tanpa lisensi yang sah (secara hukum), tentu saja tindakan tersebut melanggar hukum. Namun, jika software tersebut dibeli dengan benar dan menggunakannya sesuai lisensi yang sah, maka tidak ada masalah apapun. Ternyata, banyak juga orang yang sebelumnya tidak paham, ketika diberi tahu harga software yang digunakan dalam komputernya menganga tak percaya! Misalnya begini. Dalam komputer terpasang Ms Windows XP, Ms Office XP, Adobe Photoshop CS, Macromedia Suite, AutoCAD, Norton Antivirus. Coba buka situs yang menjual software resmi dan carilah harganya.
Lalu ada masalah. Dari berita-berita juga, Indonesia termasuk salah satu negara yang sangat banyak menggunakan software bajakan. Untuk tidak lagi memakai produk bajakan ini, agar taat hukum, tentu harus menggunakan software yang legal. Artinya harus membeli software dengan benar. Dan inilah masalah itu. Tak banyak yang mau/mampu membeli software dengan lisensi yang benar. Yang saya garis bawahi itu hanyalah kira-kira saya saja.
Apabila memang tak bisa membeli software secara benar, sekarang ada pilihan yang murah. Gunakan saja Linux, demikian kira-kira jawaban yang bisa timbul. Memang benar. Linux dengan sejumlah distro yang ada tersedia secara gratis. Mungkin yang diperlukan adalah pembelian dalam bentuk CD, atau biaya download dari internet. Sebagian besar distro Linux memang bisa digunakan secara bebas. Tak ada biaya lisensi. Dan tentu saja akhirnya ini adalah software yang sah digunakan. Tak ada lagi pelanggaran hukum dalam hal lisensi. Yang kedua tentang Open Source. Sebagian besar software yang berada dalam distro Linux adalah software Open Source. Artinya kita bisa melihat kode sumber program yang digunakan tersebut. Berbeda dengan software yang tidak Open Source, kita hanya diizinkan menggunakan software, dan tidak bisa melihat kode sumber program. Apakah ini adalah hal yang penting untuk Anda? Jawabannya saya tak tahu.
Untuk sejumlah instansi, atau sebagian orang, mungkin dengan bisa melihat kode sumber merupakan hal yang penting. Misalnya saja, apakah program yang digunakan tidak berisi kode yang merugikan. Atau bahkan diperlukan untuk modifikasi agar makin sesuai dengan kebutuhan. Bisa juga untuk bahan dalam mempelajari pembuatan software. Program yang tak Open Source tidak mengizinkan untuk melihat kode sumber ini.
Ketika melakukan promosi untuk menggunakan Linux, diceritakan apa itu Linux. Untuk yang awam bisa secara garis besar. Gratis dan Open Source bisa jadi dua hal utama yang bisa disebutkan. Kemudian penggunaan Linux yang juga memiliki tampilan grafis yang baik perlu juga diceritakan. Lalu masalah kemudahan pemakaian? Ini tampaknya perlu berhati-hati. Faktor ini sangat subjektif, dan bisa menjebak. Tentang keamanan, kestabilan, kecepatan, juga jangan digampangkan. Biaya? Tentu saja bisa melibatkan perhitungan tak sederhana. Perusahaan biasanya bicara dengan idiom TCO (Total Cost of Ownership), jadi bisa menjadi ruwet.

Selasa, 03 Februari 2009

Sejarah Persib Bandung


Sebelum bernama Persib, di Kota Bandung berdiri Bandoeng Inlandsche Voetball Bond ( BIVB ) pada sekitar tahun 1923. BIVB ini merupakan salah satu organisasi perjuangan kaum nasionalis. Tercatat sebagai Ketua Umum BIVB adalah Mr. Syamsudin yang kemudian diteruskan oleh putra pejuang wanita Dewi Sartika, yakni R. Atot. Atot ini pulalah yang tercatat sebagai Komisaris daerah Jawa Barat yang pertama. BIVB memanfaatkan lapangan Tegallega didepan tribun pacuan kuda. Tim BIVB ini beberapa kali mengadakan pertandingan diluar kota seperti Yogyakarta dan Jatinegara Jakarta.BIVB kemudian menghilang dan muncul dua perkumpulan lain yang juga diwarnai nasionalisme Indonesia yakni Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung ( PSIB ) dan National Voetball Bond ( NVB ). Pada tanggal 14 Maret 1933, kedua perkumpulan itu sepakat melakukan fusi dan lahirlah perkumpulan yang bernama Persib yang kemudian memilih Anwar St. Pamoentjak sebagai Ketua Umum. Klub- klub yang bergabung kedalam Persib adalah SIAP, Soenda, Singgalang, Diana,Matahari, OVU, RAN, HBOM, JOP, MALTA, dan Merapi. Di Bandung pun saat itu pun sudah berdiri perkumpulan sepak bola yang dimotori oleh orang- orang Belanda yakni Voetbal Bond Bandung & Omstreken ( VBBO). Perkumpulan ini kerap memandang rendah Persib. Seolah- olah Persib merupakan perkumpulan “ kelas dua “. VBBO sering mengejek Persib. Maklumlah pertandingan- pertandingan yang dilangsungkan oleh Persib dilakukan dipinggiran Bandung—ketika itu—seperti Tegallega dan Ciroyom. Masyarakat pun ketika itu lebih suka menyaksikan pertandingan yang digelar VBBO. Lokasi pertandingan memang didalam Kota Bandung dan tentu dianggap lebih bergengsi, yaitu dua lapangan dipusat kota, UNI dan SIDOLIG. Persib memenangkan “ perang dingin “ dan menjadi perkumpulan sepakbola satu- satunya bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya.Klub- klub yang tadinya bernaung dibawah VBBO seperti UNU dan SIDOLIG pun bergabung dengan Persib. Bahkan VBBO kemudian menyerahkan pula lapangan yang biasa mereka pergunakan untuk bertanding yakni Lapangan UNI, Lapangan SIDOLIG ( kini Stadion Persib ), dan Lapangan SPARTA ( kini Stadion Siliwangi ). Situasi ini tentu saja mengukuhkan eksistensi Persib di Bandung. Ketika Indonesia jatuh ke tangan Jepang. Kegiatan persepakbolaan yang dinaungi organisasi lam dihentikan dan organisasinya dibredel. Hal ini tidak hanya terjadi di Bandung melainkan juga diseluruh tanah air. Dengan sendirinya Persib mengalami masa vakum. Apalagi Pemerintah Kolonial Jepang pun mendirikan perkumpulan baru yang menaungi kegiatan olahraga ketika itu yakni Rengo Tai Iku Kai. Tapi sebagai organisasi bernapaskan perjuangan, Persib tidak takluk begitu saja pada keinginan Jepang. Memang nama Persib secara resmi berganti dengan nama yang berbahasa Jepang tadi. Tapi semangat juang, tujuan dan misi Persib sebagai sarana perjuangan tidak berubah sedikitpun. Pada masa Revolusi Fisik, setelah Indonesia merdeka, Persib kembali menunjukkan eksistensinya. Situasi dan kondisi saat itu memaksa Persib untuk tidak hanya eksis di Bandung. Melainkan tersebar diberbagai kota, sehingga ada Persib di Tasikmalaya, Persib di Sumedang, dan Persib di Yogyakarta. Pada masa itu prajurit- prajurit Siliwangi hijrah ke ibukota perjuangan Yogyakarta. Baru tahun 1948 Persib kembali berdiri di Bandung, kota kelahiran yang kemudian membesarkannya. Rongrongan Belanda kembali datang, VBBO diupayakan hidup lagi oleh Belanda ( NICA ) meski dengan nama yang berbahasa Indonesia Persib sebagai bagian dari kekuatan perjuangan nasional tentu saja dengan sekuat tenaga berusaha menggagalkan upaya tersebut. Pada masa pendudukan NICA tersebut, Persib didirikan kembali atas usaha antara lain, dokter Musa, Munadi, H. Alexa, Rd. Sugeng dengan Ketua Munadi. Perjuangan Persib rupanya berhasil, sehingga di Bandung hanya ada satu perkumpulan sepak bola yakni Persib yang dilandasi semangat nasionalisme. Untuk kepentingan pengelolaan organisasi, decade 1950- an ini pun mencatat kejadian penting. Pada periode 1953- 1957 itulah Persib mengakhiri masa pindah- pindah secretariat. Walikota Bandung saat itu R. Enoch, membangunkan Sekretariat Persib di Cilentah. Awal Persib memiliki gedung yang kini berada di Jalan Gurame, adalah upaya R. Soendoro, seorang overste replubiken yang baru keluar dari LP Kebonwaru pada tahun 1949. Pada waktu itu, melalui kepengurusan yang dipimpinnya, Soendoro menghadap kepada R. Enoch yang kebetulan kawan baiknya. Dari hasil pembicaraan, Walikota mendukung dan memberikan sebidang tanah di Jalan Gurame sekarang ini.Pada saat itu, karena kondisi keuangan yang memprihatinkan, Persib tidak memiliki dana untuk membangun gedung, Soendoro kembali menemui Walikota dan menyatakan, “ Taneuh puguh deui, tapi rapat ditiungan ku langit biru,” kata Soendoro. Akhirnya Enoch juga membantu membangun gedung yang kemudian mengalami dua kali renovasi. Kiprah Soendoro sendiri didunia sepak bola diteruskan putranya, antara lain, Soenarto, Soenaryono, Soenarhadi, Risnandar, dan Giantoro serta cucunya Hari Susanto.Dalam menjalankan roda organisasi beberapa nama yang juga berperan dalam berputarnya roda organisasi Persib adalah Mang Andun dan Mang Andi. Kedua kakak beradik ini adalah orang lapangan Persib. Tugas keduanya, sekarang ini dilanjutkan oleh putra dan menantunya, Endang dan Ayi sejak 90-an. Selain juga staf administrasi Turahman. Renovasi pertama dilakukan pada kepemimpinan Kol. CPM Adella ( 1953- 1963 ). Kini sekretariat Persib di Jalan Gurame itu sudah cukup representatif, apalagi setelah Ketua Umum H. Wahyu Hamijaya ( 1994- 1998 ) merenovasi gedung tersebut sehingga menjadi kantor yang memadai untuk mewadahi berbagai kegiatan kesekretariatan Persib.Kemampuan Persib menjaga nilai- nilai dan tradisinya serta menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tentu tidak lepas dari figur Ketua Umum bukan hanya figur yang berkemampuan mengelola organisasi dalam artian agar organisasi itu terus hidup, melainkan juga figur yang mampu menggali potensi dan mengakomodasikan kekuatan yang ada, sehingga kiprah Persib dalam kancah sepakbola nasional terus berlangsung lewat berbagai karya Persib.

Bandung dan Sejarahnya

Kota Bandung tidak berdiri bersamaan dengan pembentukan Kabupaten Bandung. Kota itu dibangun dengan tenggang waktu sangat jauh setelah Kabupaten Bandung berdiri. Kabupaten Bandung dibentuk pada sekitar pertengahan abad ke-17 Masehi, dengan Bupati pertama tumenggung Wiraangunangun. Beliau memerintah Kabupaten Bandung hingga tahun 1681. Semula Ibukota Kabupaten Bandung terletak di Krapyak (sekarang Dayeuhkolot) kira-kira 11 kilometer ke arah Selatan dari pusat kota Bandung sekarang. Ketika kabupaten Bandung dipimpin oleh bupati ke-6, yakni R.A Wiranatakusumah II (1794-1829) yang dijuluki "Dalem Kaum I", kekuasaan di Nusantara beralih dari Kompeni ke Pemerintahan Hindia Belanda, dengan gubernur jenderal pertama Herman Willem Daendels (1808-1811). Untuk kelancaran menjalankan tugasnya di Pulau Jawa, Daendels membangun Jalan Raya Pos (Groote Postweg) dari Anyer di ujung barat Jawa Barat ke Panarukan di ujung timur Jawa timur (kira-kira 1000 km). Pembangunan jalan raya itu dilakukan oleh rakyat pribumi di bawah pimpinan bupati daerah masing-masing. groote postwegDi daerah Bandung khususnya dan daerah Priangan umumnya, Jalan Raya pos mulai dibangun pertengahan tahun 1808, dengan memperbaiki dan memperlebar jalan yang telah ada. Di daerah Bandung sekarang, jalan raya itu adalah Jalan Jenderal Sudirman - Jalan Asia Afrika - Jalan A. Yani, berlanjut ke Sumedang dan seterusnya. Untuk kelancaran pembangunan jalan raya, dan agar pejabat pemerintah kolonial mudah mendatangi kantor bupati, Daendels melalui surat tanggal 25 Mei 1810 meminta Bupati Bandung dan Bupati Parakanmuncang untuk memindahkan ibukota kabupaten, masing-masing ke daerah Cikapundung dan Andawadak (Tanjungsari), mendekati Jalan Raya Pos. Rupanya Daendels tidak mengetahui, bahwa jauh sebelum surat itu keluar, bupati Bandung sudahdaendles merencanakan untuk memindahkan ibukota Kabupaten Bandung, bahkan telah menemukan tempat yang cukup baik dan strategis bagi pusat pemerintahan. Tempat yang dipilih adalah lahan kosong berupa hutan, terletak di tepi barat Sungai Cikapundung, tepi selatan Jalan Raya Pos yang sedang dibangun (pusat kota Bandung sekarang). Alasan pemindahan ibukota itu antara lain, Krapyak tidak strategis sebagai ibukota pemerintahan, karena terletak di sisi selatan daerah Bandung dan sering dilanda banjir bila musim hujan. Sekitar akhir tahun 1808 awal tahun 1809, bupati beserta sejumlah rakyatnya pindah dari Krapyak mendekati lahan bakal ibukota baru. Mula-mula bupati tinggal di Cikalintu (daerah Cipaganti), kemudian pindah ke Balubur Hilir, selanjutnya pindah lagi ke Kampung Bogor (Kebon Kawung, pada lahan Gedung Pakuan sekarang). Tidak diketahui secara pasti, berapa lama Kota Bandung dibangun. Wiratakusumah-IIAkan tetapi, kota itu dibangun bukan atas prakarsa Daendels, melainkan atas prakarsa Bupati Bandung, bahkan pembangunan kota itu langsung dipimpin oleh bupati. Dengan kata lain, Bupati R. A. Wiranatakusumah II adalah pendiri (the founding father) kota Bandung. Kota Bandung diresmikan sebagai ibukota baru Kabupaten Bandung dengan surat keputusan tanggal 25 September 1810.

Rabu, 07 Januari 2009

Bunyi-bunyian di Komputer Anda


Mengenali Bunyi Beep di Komputer

Mungkin Anda tidak terlalu memperhatikan bunyi-bunyian pada komputer selain file musik MP3 yang memang mengalun merdu setia mendampingi Anda. Selain suara musik tersebut, mungkin suara komputer yang selalu Anda dengar adalah bunyi suara digital yang terdengar satu kali saat Anda mulai menyalakan komputer. Sebenarnya ada bunyi-bunyi lain yang dipunyai komputer Anda selain bunyi-bunyian tadi. Orang-orang yang sudah malang melintang di dunia komputer biasa menyebutnya sebagai beep code!

Apa sebenarnya beep code ini ? beep kode ini biasa dianalogikan dengan foto aura pada manusia yang bisa mendeteksi segala penyakit yang ada pada seseorang. Kalau pada foto aura tiap warna mengidentifikasikan sesuatu gejala penyakit, begitu pula dengan beep code yang ada pada setiap komputer. Ya, cukup dengan menyimak “lagu” yang didendangkan oleh BIOS ini, “penyakit” atau masalah yang ada pada PC bisa dideteksi secara dini.

Ada dua standar yang biasa dipakai pada sebagian besar PC yaitu beep code buatan phoenix dan American Megatrends Inc. nah, sekarang segera cari tahu, standar yang mana yang dipakai PC anda! Untuk mengetahuinya, cukup melihat buku manual motherboard yang Anda beli atau restart PC anda dan masuklah pada system BIOS. Disitu anda bisa temukan system BIOS yang anda pakai.

1. Tanpa Ada Bunyi Sama Sekali
Jika tidak terdengar bunyi sama sekali pada BIOS, berarti ada 3 kemungkinan masalah yang sedang dihadapi PC Anda. Pertama-tama coba periksa power supply komputer Anda, apakah berfungsi dengan baik atau tidak. Kalau memang tidak ada tegangan sama sekali yang masuk, berarti masalah memang ada pada bagian komponen tersebut. Kemungkinan kedua adalah motherboard yang “rewel”. Periksa apakah motherboard yang Anda pakai masih berfungsi bagus. Kemungkinan ketiga adalah speaker internal Anda yang tidak baik atau memang speaker tersebut tidak terpasang pada jack yang sesuai.

2. Beep Satu Kali
Bunyi sekali menandakan semua komponen system PC yang bersangkutan bekerja dengan baik. Tapi bunyi beep satu kali ini terdengar tetapi tak ada gambar apapun yang terlihat, periksalah, apakah kabel interface dari monitor sudah terhubung pada port video yang sesuai. Jika anda memakai kartu grafis, tentulah kabel monitor harus tersambung pada kartu grafis tersebut dan bukan pada port video onboard pada motherboard. Tapi, kalau semua itu sudah oke semua, namun gambar tetap saja tidak terlihat pada layar monitor?
Bila itu terjadi, bisa dipastikan motherboard Anda mengalami masalah dengan Chip yang berhubungan dengan urusan grafis. Langkah pertama yang dilakukan mereset SIMM dan kemudian lakukanlah booting ulang. Jika kondisinya masih tetap sama, ini menandakan salah satu Chip memang rusak. Langkah satu-satunya yang paling aman adalah mengganti kartu grafis anda !

3. Beep Dua Kali
Kalau bunyi beep sebanyak ini yang Anda dengar, berarti ada sesuatu yang kurang beres pada memory PC Anda. Periksa fasilitas video atau grafis yang ada. Jika fasilitas video ini bekerja dengan baik, pada monitor akan tampak pesan error. Apabila fasilitas ini memang tidak bekerja, berarti ada masalah dengan parity pada bagian 64KB yang pertama. Yang harus Anda lakukan adalah memeriksa SIMM yang ada. Pasang kembali komponen ini secara benar kemudian lakukanlah booting ulang. Jika bunyi sebanyak ini masih saja terdengar, berarti kerusakan ada pada Chip memorinya. Cara lain juga bisa Anda lakukan yaitu dengan menukar kedudukan Chip memori yang pertama dengan yang kedua. Ada baiknya Anda periksa dahulu pada buku manual mana tempat kedudukan memori pertama pada motherboard yang Anda pakai. Apabiula memori yang dipakai ternyata masih dalam kondisi prima, itu berarti kerusakan ada pada motherboard.

4. Beep Tiga Kali
Kalau bunyi seperti ini yang Anda dengar, lakukanlah pemeriksaan seperti langkah nomor tiga. Biasanya bunyi ini menandakan kerusakan atau kesalahan yang hampir sama dengan bunyi beep dua kali.

5. Beep Empat Kali
Kesalahan yang terjadi menyebabkan BIOS “menyanyi” sebanyak ini hampir sama dengan bunyi beep dua kali maupun tiga kali. Langkah-langkah nomor tiga bisa dilakukan kembali untuk memeriksa kesalahan. Pada bunyi beep sebanyak ini, masalah bisa juga karena timer pada PC kurang berfungsi dengan baik.

6. Beep Lima Kali
Bunyi sebanyak ini menandakan motherboard Anda sedang “protes” karena sesuatu hal yang berhubungan dengan memori. Periksa memori yang ada apakah kedudukannya sudah benar. Setelah itu lakukanlah booting ulang. Kalau semua langkah tersebut sudah dilakukan tetapi BIOS masih “meraung-raung” seperti ini, itu tandanya motherbnoard Anda harus diganti. Ada kiat lain yang bisa dilakukan bila masalah ini terjadi. Ganti prosesor Anda, meski cara ini boleh dibilang cukup mahal.

7. Beep Enam Kali
Kalau BIOS “merengek” sebanyak ini, berarti masalah sedang terjadi pada Chipset di motherboard yang mengendalikan fungsi keyboard PC Anda. Atur kembali kedudukan Chipset tersebut jika ternyata didapati Chip ini tidak disolder. Jika bunyi beep sebanyak ini masih saja terdengar, gantilah Chipset ini jika mungkin. Jika tidak, lagi-lagi dengan terpaksa Anda harus mengganti motherboard, apalagi jika didapati Chipset ini memang sudah tersolder mati pada body-nya.

8. Beep Tujuh Kali
Kalau “sirine” tanda baya dari BIOS terdengar sebanyak ini, siap-siaplah Anda menanggung kerugian yang lumayan gede. Ada dua kemungkinan kerusakan yang terjadi. Kemungkinan yang pertama prosesor Anda yang patah salah satu kakinya atau prosesor tersebut tidak bekerja secara normal. Kemungkinan kekdua, motherboard Anda kurang beres. Kalau Anda penasaran, coba Anda pasang motherboard Anda pada PC yang lain. Kalau ternyata prosesor berjalan normal, berarti kerusakan terletak pada motherboardnya. Satu-satunya jalan yang harus dilakukan adalah mengganti prosesor atau motherboard. Semua itu tergantung kerusakan yang terjadi.

9. Beep Delapan Kali
Dipastikan ada masalah yang terjadi pada kartu grafis yang Anda pakai. Pastikan kartu grafis tersebut telah terpasang dengan benar pada port-nya. Jika ternyata BIOS masih tetap mengeluarkan “nyanyiannya”, itu berarti kartu grafis Anda rusak secara keseluruhan atau memori yanga ada padanya yang rusak. Cara terbaik yang sebaiknya dilakukan adalah mengganti kartu grafis yang dipakai.

10. Beep Sembilan Kali
Ini berarti BIOS anda rusak. Ganti BIOS tersebut atau upgrade BIOS Anda. Kalau masih rusak juga, ganti motherboardnya.

11. Beep Sepuluh Kali
Masalah Anda terletak pada bagian dalam CMOS. Semua Chip yang terhubung dengan CMOS sebainya diganti akibat CMOS yang “ngambek” tersebut. Kiat yang paling jitu untuk mengatasi masalah ini adalah mengganti motherboard Anda dengan yang baru.

12. Beep Sebelas Kali
Seandainya bunyi sebanyak ini yang keluar dari speaker PC Anda, berarti masalah terletak pada chace memori dan PC Anda secara otomatis men-disable-nya buat Anda. Yang harus Anda lakukan adalah mengaktifkan kembali dengan menekan tombol ctrl+alt+shift. Tapi jika kiat ini tidak juga manjur mengobati “penyakit”, gantilah memori Anda!

Selasa, 23 Desember 2008

Mengenal Lebih Dekat Linux
Linux dapat hidup di dua alam yang berbeda:
  1. Pertama adalah alam "Text"
  2. kedua adalah alam "Grafik/GUI".

Sekarang ini LINUX telah banyak "ber-evolusi", dan telah membuktikan bahwa Linux adalah mahluk yang paling dapat beradaptasi. Pada zaman dahulu kala, Linux itu adalah mahluk yang hanya hidup di alam text saja, dan hanya orang tertentu saja yang dapat memelihara Linux, mereka adalah kaum Wizard dan para Hacker. Yang hanya bermodalkan gcc, bash, emacs, dan tool-tool lain dari GNU, Linux pun lahir kedunia yang fana ini, sangat liar dan hanya dapat dikuasai oleh orang-orang tertentu saja.Tapi sekarang, KDE pun muncul dalam Linux, juga Gnome, BlackBox, Enlightenment, IceWM, XFCE, WindowMaker dan lingkungan desktop yang lain yang memiliki keindahan dan kemudahan tersendiri bagi pemakainya yang masih dikatakan awam. Namun tak bisa dipungkiri lagi, kekuatan Linux masih berada dialam text atau konsole atau tty atau terminal, dimana setiap penggunanya selalu mengetikan mantra-mantranya lewat kombinasi perintah-perintah dan script-script atau berupa kode-kode yang menjadikan Linux bisa melakukan banyak hal hanya dalam satu eksekusi.Bagi pengguna yang baru mengenal Linux, masih bisa dimaklumi bahwa penggunaan grafik dalam Linux adalah hal yang menyenangkan selain penggunaannya yang mudah juga sangat flexsibel, semuanya bisa diatur sesuai dengan selera pengguna. Setiap pengembang-pengembang Linux berupaya memperkenalkan kepada pengguna yang masih berada dalam candu Microsoft untuk bisa mengenal Linux lebih jauh lagi dengan menunjukan bahwa Linux itu mudah, tinggal klik sini klik sana maka semua selesai, tidak berbeda jauh dengan kebiasaan mereka ketika mereka masih hidup di alam Microsoft yang indah dan serba mudah, namun dalam kesehariannya mereka tak pernah lepas dari berbagai masalah.Linux itu sangat powerfull. Bagi pengguna expert atau Linux Wizard atau para Hacker Linux, mode text selalu menjadi pilihan utama mereka dalam melakukan pekerjaan sehari-hari. Mereka menyusun mantra-mantra ajaib dalam terminal mereka, mereka hanya melakukan satu kali eksekusi untuk menyelesaikan beberapa masalah yang mereka hadapi. Perintah-perintah Linux yang mereka susun bukanlah perintah sembarangan, beberapa kali ketik sekali enter, maka komputer sasaran pun akan "meledak". Keunggulan Linux yang berupa kombinasi perintah-perintah tersebut, telah dimanfaatkan oleh para hacker-hacker legendaris dunia semenjak dahulu kala jauh sebelum Linux itu lahir, yaitu sejak jamannya UNIX-Time sharing, nenek moyangnya Linux di tahun 70-an dan tahun 80-an.Kita sekarangpun bisa bergaya seperti mereka, berpura-pura jadi expert atau menjadi sang ahli dengan membiasakan diri berada di alam kegelapan, yaitu dengan meninggalkan mode grafik dan mulai menggunakan mode text yang indah, tekan "ctrl+alt+F1" maka kita akan berada pada zaman tahun 70-an, dimana semua legendaris komputer dunia mengalami masa-masa kejayaannya dengan menjadi raja dialam jaringan dunia maya. Grafik/GUI dalam Linux pun tidak menjadi masalah, selagi kita selalu menggunakan xterm (terminal) atau konsole (KDE) atau rxvt atau apapun itu namanya guna membiasakan diri tetap hidup dialam text. Biar terlihat keren, gunakan Blackbox atau Fluxbox atau WindowMaker atau Enlightenment, jangan gunakan KDE atau Gnome. Biar terlihat indah, gunakan "wterm -tr -sh -fg white -bg red -sl 1500 -fn lucida10" sebagai terminal mainan anda, dalam WindowMaker atau pun Blackbox. Biasakan diri menggunakan "vi" atau Emacs sebagai editor anda sehari-hari, jangan menggunakan "Edit+", itu tidak cool. Hafalkan perintah-perintah Linux, system call juga bahasa pemrograman yang sangat powerfull seperti C, Perl, Shell Scripting, Java, Python dan lain-lain. Berlatihlah menggunakan Stream Editor seperti sed atau ed atau awk, dengan stream editor kita dapat mengedit file tanpa harus membuka file tersebut. perhatikan perintah dibawah ini:[root@linux]#for data in `find /var -type f`; do cat $data sed 's/192.168.1.130/\>192.168.1.150/g' > $data.bak ; mv $data.bak $data ; doneperintah ini akan mencari semua file-file reguler dalam folder /var, dan jika file tersebut mengandung no IP address 192.168.1.130 didalamnya maka akan dirubah menjadi 192.168.1.150. Ini digunakan untuk menghilangkan jejak dari para hacker yang telah masuk kedalam sistem komputer sasaran.(Tidak ada yang ajaib dari perintah diatas, ini dikarenakan penulis sendiri masih muda dalam urusan pengalaman)Begitu mudahnya melakukan banyak hal hanya dalam satu eksekusi. Perintah diatas menginstruksikan untuk mencari file-file dalam folder /var yang mungkin jumlahnya sampai ratusan atau bahkan ribuan file, dan kemudian merubah string yang ada dalam file-file yang telah ditemukan tanpa kita harus membuka file tersebut satu persatu, jika file itu jumlahnya mencapai ratusan file atau bahkan ribuan, bayangkan jika kita harus mengeditnya satu persatu hanya untuk merubah file log kita didalam sistem, dikarenakan rasa takut kita akan tertangkap basah oleh sang administrator.Linux mempermudah semuanya. Jika kita pandai mencari sumber-sumber pengetahuan diinternet mengenai Linux, maka kita lambat laun akan menguasainya, dan menjadikan linux sebagai senjata kita dalam menghadapi persaingan di dunia teknologi informasi yang semakin memanas di tanah air kita dan di seluruh dunia, kenapa? karena kita telah menguasai tool-tool yang menjadi andalan para hacker-hacker dunia yang telah menjadi legenda selama beberapa dekade di alam digital.Kesulitan dalam menggunakan Linux adalah awal mula proses pembelajaran kita dalam menguasai apa yang menjadi sejarah besar didunia teknologi informasi, yaitu sistem operasi GNU/Linux. Jadi jangan pernah menyerah dalam mencari tahu, karena hacker itu adalah orang yang penuh dengan rasa ingin tahu dan ingin belajar, tanpa perduli dengan apa yang akan terjadi akibat dari rasa ingin tahunya itu dan tidak perduli dengan lingkungan sekitar.[by: www.fajarkeren.co.cc] Jadi tidak usah malu-malu untuk mencari tahu, justru sebaliknya, kita harus merasa bangga, karena kita sedang mempelajari apa yang sedang menjadi topik hangat didunia teknologi informasi saat ini, terutama yang berhubungan dengan keamanan, stabilitas dan juga kemampuan.Jadi intinya adalah, kita belajar Linux adalah tidak untuk mempersulit diri sendiri, tetapi kita sedang melakukan perbaikan kita dalam mempelajari logika-logika dalam dunia komputer pada umumnya. Dengan mengenal Linux kita jadi tahu bahwa suatu program bisa berjalan karena ada kernel, kita juga bisa tahu apa yang membuat sistem operasi berjalan, kita tahu analogi-analogi pemrograman dan juga konsep-konsep dasarnya. Karena "Linux diciptakan hacker untuk hacker".{}Sekilas L I N U XPada mulanya Linux adalah nama kernel atau jantung sistem operasi komputer yang dibuat pertama kali oleh Linus Torvalds pada 1991. Linus mengizinkan siapa saja untuk menggunakan, mempelajari cara kerjanya, dan mendistribusikan Linux, dengan lisensi GNU GPL (General Public License) atau lebih terkenal dengan istilah Free Software. Saat ini, nama Linux tidak hanya digunakan untuk menyebut kernel, namun juga sistem operasi yang lengkap. Bahkan Linux juga digunakan untuk menyebut distribusi (gabungan sistem operasi dan berbagai aplikasi) atau distro Linux. Contoh distro Linux urut abjad: BlankOn, CentOS, Debian, Fedora, Gentoo, Mandriva, Mint, Nusantara, openSUSE, RedHat, Slackware, Ubuntu, Xandros, dan lain-lain. Richard Stallman, pendiri Yayasan Free Software, mengusulkan penulisan sistem operasi Linux adalah GNU/Linux atau GNU-Linux, karena sistem operasi Linux berisi kernel Linux dan beberapa program dari projek GNU. Ada yang tidak setuju dengan Stallman, karena ada program pada sistem operasi Linux yang bukan dari projek GNU. Open Source adalah istilah untuk software yang source code-nya (kode programnya) disediakan oleh pengembangnya untuk umum (terbuka) agar dapat dipelajari cara kerjanya, diubah atau dikembangkan lebih lanjut, dan disebarluaskan. Jika pembuat program melarang orang lain untuk mengubah dan atau menyebarluaskan program buatannya, maka program itu bukan Open Source, meskipun tersedia kode programnya. Open Source merupakan salah satu syarat free software. Free Software pasti Open Source Software, namun Open Source Software belum tentu Free Software. Contoh Free Software adalah Linux. Contoh Open Source Software adalah FreeBSD. Linux yang berlisensi Free Software tidak dapat diubah menjadi berlisensi tidak Free Software, sedangkan FreeBSD yang berlisensi Open Source Software BSD-like dapat diubah menjadi tidak Open Source. FreeBSD (Open Source) merupakan salah satu dasar untuk membuat Mac OSX (tidak Open Source). www.opensource.org/licenses memuat jenis-jenis lisensi Open Source. SEKILAS TENTANG OPEN OFFICESejarah OpenOffice.org dimulai dari StartOffice. Mungkin anda pernah mendengar sebelumnya tentang StartOffice, aplikasi ini merupakan office suite berbayar yang dikembangkan oleh Sun Microsystem.[by: www.fajarkeren.co.cc] Kemudian Sun Microsystem menyumbang kode program StartOffice kepada komunitas open source. Sejak saat itu mulailah dikembangkan office suite berbasis OpenSource yang diberi nama OpenOffice.org dan Sun menjadi sebagai sponsor utama untuk pengembangan aplikasi tersebut. Sampai saat ini sedang dikembangkan OpenOffice.org versi 3.0, untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi situs resminya.OpenOffice.org adalah aplikasi office suite yang dapat dijalankan di berbagai platforms, baik itu Windows, Linux, Mac dan sebagainya. OpenOffice.org sendiri menyertakan 6 aplikasinya antara lain sebagai berikut : 1.OpenOffice.org Word Processor 2.OpenOffice.org Calc 3.OpenOffice.org Impress 4.OpenOffice.org Draw5.OpenOffice.org Base 6.OpenOffice.org MathBerikut sekilas penjelasan mengenai aplikasi tersebut.OpenOffice.org Word Processor (Writer)Aplikasi ini berfungsi sebagai program pengolah kata pengganti MS wordOpenOffice.org CalcAplikasi ini berfungsi sebagai program spreadsheet pengganti MS ExcelOpenOffice.org ImpressAplikasi ini berfungsi sebagai program presentasi pengganti MS Power PointOpenOffice.org BaseAplikasi ini berfungsi sebagai program pembuat database MS AccessOpenOffice.org DrawAplikasi ini berfungsi sebagai program menggambar vektor pengganti Corel Draw.

Senin, 22 Desember 2008

World Technology

SEJARAH KOMPUTER

Alat pengolah kata dapat dibagi menjadi empat yaitu sebagai berikut :

Peralatan manual: yaitu peralatan pengolahan data yang sangat sederhana, dan faktor terpenting dalam pemakaian alat adalah menggunakan tenaga tangan manusia Peralatan Mekanik : yaitu peralatan yang sudah berbentuk mekanik yang digerakkan dengan tangan secara manual. Peralatan Mekanik Elektronik: Peralatan mekanik yang digerakkan oleh secara otomatis oleh motor elektronik Peralatan Elektronik: Peralatan yang bekerjanya secara elektronik penuh

ALAT HITUNG TRADISIONAL dan KALKULATOR MEKANIK

Awal mula mesin komputasi dimulai munculnya alat bernama Abacus, sekitar 5000 tahun yang lalu di Asia kecil dan masih digunakan di beberapa tempat hingga saat ini. Alat ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan perhitungan menggunakan biji-bijian geser yang diatur pada sebuh rak. Seiring dengan munculnya pensil dan kertas, terutama di Eropa, abacus kehilangan popularitasnya.

Setelah hampir 12 abad, muncul penemuan lain dalam hal mesin komputasi. Pada tahun 1642, Blaise Pascal (1623-1662), yang pada waktu itu berumur 18 tahun, menemukan apa yang ia sebut sebagai kalkulator roda numerik (numerical wheel calculator)berupa Kotak persegi kuningan ini yang dinamakan Pascaline. Pascaline, menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan bilangan hingga delapan digit. Alat ini merupakan alat penghitung bilangan berbasis sepuluh. Kelemahan alat ini adalah hanya terbataas untuk melakukan penjumlahan.

Dengan mempelajari catatan dan gambar-gambar yang dibuat oleh Pascal, seorang matematikawan dan filsuf Jerman, Gottfred Wilhem von Leibniz (1646-1716)dapat menyempurnakan Pascaline yang kemudian disempurnakan oleh Charles Xavier Thomas de Colmar nelalui Kalkulator mekanik Colmar, yang dapat mempresentasikan pendekatan yang lebih praktis dalam kalkulasi karena alat tersebut dapat melakukan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Bersama-sama dengan Pascal dan Leibniz, Colmar membantu membangun era komputasi mekanikal. Awal mula komputer yang sebenarnya dibentuk oleh seoarng profesor matematika Inggris, Charles Babbage (1791-1871). Penemuan Babbage adalah Mesin Differensial yaitu suatu mesin untuk melakukan perhitungan persamaan differensil pada tahun 1822 Mesin Differensial ini Dengan menggunakan tenaga uap, mesin tersebut dapat menyimpan program dan dapat melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara otomatis. Setelah bekerja dengan Mesin Differensial selama sepuluh tahun, Babbage tiba-tiba terinspirasi untuk memulai membuat komputer general-purpose yang pertama, yang disebut Analytical Engine.
Mesin uap Babbage, menggambarkan elemen dasar dari sebuah komputer modern dan juga mengungkapkan sebuah konsep penting yang terdiri dari 50.000 komponen, dan menggunakan kartu-kartu perforasi (berlubang-lubang) yang berisi instruksi operasi bagi mesin tersebut. Pada 1889, Herman Hollerith (1860-1929) juga menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dpat ditekan secara drastis.
Hollerith kemudian mengembangkan alat tersebut dan menjualny ke masyarakat luas dan Ia mendirikan Tabulating Machine Company pada tahun 1896 yang kemudian menjadi International Business Machine (1924) setelah mengalami beberapa kali merger.


KOMPUTER GENERASI PERTAMA
Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali. Pada tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode-rahasia yang digunakan Jerman.
Kemajuan komputer saat itu adalah :
The Harvd-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I dirancang oleh Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dn John W. Mauchly (1907-1980), Electronic Discrete Variable Automatic Computer(EDVAC) pada tahun 1945 dirancang oleh John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur von Neumann tersebut. Ciri komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dn silinder magnetik untuk penyimpanan data.


KOMPUTER GENERASI KEDUA
Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis. Ciri komputer generasi kedua adalah Lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program. Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah IBM 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan computer generasi kedua untuk memproses informasi keuangan.


KOMPUTER GENERASI KETIGA
Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer, kemudian muncul Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958.
Kemajuan komputer generasi ketiga adalah :
Komputer menjadi semakin kecil karena komponenkomponen dapat dipadatkan dalam chip. Menggunakan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.


KOMPUTER GENERASI KEEMPAT
Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponenkomponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal. Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk computer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut minicomputer Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram. Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop). IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar computer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena mempopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga mempopulerkan penggunaan piranti mouse. Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputerkomputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Komputer jaringan memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga local area network, LAN), atau kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.


KOMPUTER GENERASI KELIMA
Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001: Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri. Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya.